SNF REVIEW
Banyak yang bilang kalau film Hoppers (2026) ini adalah bukti Pixar balik ke mode ‘aneh’ mereka. Idenya emang kedengeran kaya dibuat pas jam 3 pagi. Bayangin aja, idenya kaya bilang “gimana kalau manusia bisa pindah kesadaran ke tubuh hewan?”.
Tapi, apakah ini jadi film Pixar yang paling emosional? Ya, jelas engga. Eh, eh, tapi, sebagai film yang punya petualangan absurd tentang manusia yang jadi berang-berang buat nyelametin alam sih ini surprisingly fun and fresh yaa.
Premisnya liar banget, tentang teknologi “Hopping” yang memungkinkan manusia masuk ke tubuh hewan robot buat komunikasi sama hewan aslinya. Dari situ, Mabel, si pecinta alam dengan segala ke-chaosannya nyemplung ke konflik habitat hewan vs pembangun manusia.
Plotnya sendiri gampang banget buat diikutin, walaupun ditengah cerita kerasa terlalu panjang dan kerasa banget kesulitan buat nyampein premisnya ditengah babak tapi konsep yang aneh ini justru bikin penonton engaged banget. Gak boring lah.
Musiknya playful and a bit quirky, tipikal soundtrack yang bikin film ini kerasa ringan tapi penuh energi. Walaupun gak ada momen yang bener-bener bikin merinding kaya skor di Up or Soul, tapi cukup buat ngejaga vibe petualangan yang fun kok. Dan, shout out buat para pengisi suara yang beneran nyampe dan nge-asamble voice over yang beneran solid.
Kalau bahas cerita, film ini sebenarnya klasik pixar coded banget: tentang seseorang yang belajar buat liat dunia tapi dari perspektif yang beda, dan perspektif yang dipilih kali ini tuh berang-berang. Walaupun sometimes the humor feels bland and miss hard, kaya satu adegan dimana para hewan bikin suara sirine yang cukup panjang, padahal bakalan pecah kalau singkat dan langsung GONG lucu aja. Tapi, still enjoyable to watch on a big screen.
Tema lingkungan jelas banget jadi backbone film ini, pembangun manusia vs habitat hewan. Walaupun pixar pernah dapet kritik dari film sebelumnya, Wall-E, tentang gimana film Pixar harus lebih halus dalam ngekritik, tapi Hoppers jadi bukti kalau Pixar gak segan buat mengkritik apa yang terjadi di lingkungan dan dunia sebenarnya. This Film was brutally honest!
Mabel punya energi karakter Pixar klasik: idealis, ceroboh, tapi penuh empati. Karakter hewan justru jadi highlight, mereka lebih lucu, lebih liar, dan kadang lebih relatable daripada manusia di film ini. Apalagi, di film ini kita seolah dibuat belajar tentang perspektif para hewan tentang manusia.
Secara visual, Pixar tetap nggak main-main. Dunia hutan dan sungainya detail banget, penuh tekstur dan gerakan alami. Pas, agedan Mabel dan Neneknya duduk di pinggir sungai, hati ini langsung otomatis teriak “INI DIAAA PIXAR dan DISNEY, EPIC TO THE BONE”. Cakepnya tuh yang CAKEP banget. Walau desain karakternya lebih cartoony dibanding film Pixar lain, animasinya tetap halus dan hidup.
Hoppers adalah contoh Pixar ketika mereka coba sesuatu yang agak “aneh” tapi tetap fun. Film ini mungkin gak se-emosional karya Pixar terbaik lainnya, tapi tetap menawarkan kombinasi petualangan, humor absurd, dan pesan lingkungan yang masih relevan.
Film yang cocok buat ditonton bareng keluarga atau siapa pun yang pengen liat Pixar balik to the OG.
Review by ulil.
Gimana menurut lo? komen dibawah atau kasih rating & pendapat lo tentang film ini langsung klik disini, jangan lupa baca rules ya guys 🤫 dan kalo lo mau cek konten keren kita lainnya jangan lupa follow Instagram dan Tiktok kita yaa, kerennya lagi kalo lo masuk komunitas kita disini, bakal ada kesempatan bisa NOBAR GRATIS bareng komunitas SNF! yuk nunggu apa lagi bor 🔥