SNF REVIEW
Secara cerita, Dopamin punya storyline yang sebenernya simple tapi tetap gigit. Nggak yang super ribet atau penuh twist berlapis-lapis, tapi cukup solid buat bikin gue penasaran dari awal sampai akhir. Plotnya pun steady banget, nggak keburu-buru, tapi juga nggak kelamaan bertele-tele. Meski ada beberapa bagian yang harusnya bisa lebih tight, overall still enjoyable apalagi buat genre yang nge blend romance, drama, thriller, dan action sekaligus. Plus gua suka banget sama dialog bucin diantara duo pasangan muda ini HAHAHA.
Bagian sinematografi tuh bisa gue bilang sebagai the real flex dari film ini. Setiap frame kelihatan stylish, modern, dan punya karakter visual yang beda dari kebanyakan film Thriller lokal. Lightingnya mantep bener, tone warna cinematic banget, dan cara kamera nge capture tension bikin banyak adegan kerasa lebih hidup, bagian setiap close up nya itu lohhh gilaa bangettt, Bahkan beberapa fight scene divisualin dengan cara yang smooth dan estetik. Makanya gue kasih skor 9.
Karakter-karakter di film ini juga surprisingly rapi dan nggak lebay. Angga Yunanda cocok banget di genre kayak gini punya layer emosional tapi tetap kerasa tough. Shenina Cinnamon juga dapet banget aura misterius sekaligus vulnerable. Ditambah Anjasmara dan T. Rifnu Wikana yang bikin dunia ceritanya kerasa hidup.
Isu yang diangkat pun relevan sama anak muda zaman sekarang. Tema tentang adrenalin, kebutuhan akan “dopamin” cepat, dan obsesi manusia akan sensasi-sensasi instan cukup kena buat generasi sekarang yang hidup di era serba cepat dan penuh distraksi. Bukan yang super filosofis, tapi cukup meaningful.
Untuk scoring, juara banget sih, baru kali ini dapet kesempatan buat dengerin Everything U Are Hindia secara live di bioskop borrr, dan gua paling suka pas Ali masuk feelsnya juga vhammmm, pokoknya musiknya bikin adegan makin intense, momen slow burn makin dalam, dan suasana thriller makin hidup. Scoringnya nggak cuma tempelan, tapi nambah nilai keseluruhan film. Itu kenapa gue berani kasih 9/10, karena sound design dan musiknya beneran ngebentuk mood film dengan sangat kuat.
Overall, “Dopamin” itu jenis film Thriller Indonesia yang akhirnya bikin gue ngerasa: “Oke, ini nih vibe action Thriller yang udah lama hilang.” Bukan film yang sempurna, tapi visualnya solid, musiknya nendang, karakternya hidup, dan ceritanya fun buat diikutin. Tetap jadi salah satu film aksi lokal yang berani tampil beda dan punya soul.
Review by Fayyadh
Gimana menurut lo? komen dibawah atau kasih rating & pendapat lo tentang film ini langsung klik disini, jangan lupa baca rules ya guys 🤫 dan kalo lo mau cek konten keren kita lainnya jangan lupa follow Instagram dan Tiktok kita yaa, kerennya lagi kalo lo masuk komunitas kita disini, bakal ada kesempatan bisa NOBAR GRATIS bareng komunitas SNF! yuk nunggu apa lagi bor 🔥